INTERNET BROADBAND: Layanan WiMax 16e mulai menyapa Indonesia

JAKARTA: Pengguna layanan data di Indonesia sudah mulai bisa menikmati akses Internet broadband WiMax 16e berkecepatan mulai 1 Mbps setelah PT Berca Global Access mendapatkan lisensi penyelenggaraan jaringan tetap packet switched 16 Februari 2012.
 
Kepada Bisnis, Deputy CEO Berca Global Access Duta Subagio Sarosa mengungkapkan pemerintah sudah menetapkan teknologi netral untuk akses broadband.
 
"Ini saya kira sangta baik untuk perkembangan akses broadband di Indonesia, yang menurut sejumlah penelitian baru di bawah 1%," ujarnya kepada Bisnis, 22 Februari 2012.
 
Menurut dia, operator WiMax sudah kehilangan kesempatan dalam dua tahun sejak izin prinsip diberikan pemerintah, sedangkan biaya lisensi (biaya hak penggunaan dan up front fee) frekuensi harus tetap dibayarkan.
 
Berca sudah mengkomersialkan WiMax dengan merek dagang Wigo di empat kota, yaitu Medan, Balikpapan, Denpasar,  dan Batam. Tahun ini ditargetkan ekspansi di 4 kota lainnya, yaitu  Pontianak, Makassar, Pekanbaru dan Batam.
 
Duta mengaku menggunakan 300 unit base transceiver station (BTS) dan ditargetkan pada 2015 mencapai 1.000 unit, di mana sebagian besar merupakan sewa dari penyedia menara atau operator telekomunikasi.
 
Untuk penyedia perangkatnya, Berca bekerja sama dengan Xirca (mitra Huawei) dan Panggung Elektronika (mitra ZTE).
 
"Kami berusaha selalu menaati regulasi pemerintah, termasuk soal TKDN (tingkat kandungan dalam negeri) dan pengalokasian 20% jaringan untuk Internet service provider di daerah," tuturnya.
 
Adapun target pelanggannya adalah sekitar 300.000 orang tahun ini dan mencapai 1 juta orang pada 2015.(api)
Back To Top